Tandon Air Irigasi TMMD 129: Solusi Baru bagi Petani Jagung di Desa Tlemang

DESA TLEMANG – Harapan masyarakat dan kelompok tani di Desa Tlemang untuk memiliki sistem irigasi yang efisien kini mulai terealisasi. Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 telah memulai pembangunan tandon air khusus untuk irigasi. Fasilitas ini bertujuan untuk menampung dan mendistribusikan air ke lahan-lahan pertanian jagung yang merupakan sumber penghidupan utama bagi warga setempat.

Pembangunan tandon air ini menjadi salah satu fokus tambahan dalam program penanganan kawasan permukiman dan rumah tidak layak huni (RTLH). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak hanya dalam aspek hunian tetapi juga dalam produktivitas ekonomi pertanian.

Selama ini, para petani jagung di Desa Tlemang sering kali mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan air, terutama saat musim tanam berbarengan dengan rendahnya curah hujan. Dengan adanya tandon air irigasi ini, diharapkan pasokan air ke lahan jagung akan lebih terjaga, sehingga hasil panen yang diperoleh bisa meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Di lokasi proyek, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD 129 dan masyarakat setempat bekerja sama dalam menyiapkan fondasi, menggali jalur pipa, serta merakit struktur tandon. Komandan Satuan Tugas TMMD ke-129, Letkol Inf Deni Suryo menyatakan pentingnya pembangunan tandon air ini untuk keberlanjutan ekonomi di desa.

“Pembangunan tandon air irigasi untuk lahan jagung ini adalah sasaran tambahan yang kami integrasikan dengan program RTLH dan kegiatan fisik TMMD 129. Kami memahami bahwa mayoritas penduduk Desa Tlemang bergantung pada hasil pertanian jagung. Tandon air ini dibangun sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kekeringan lahan. Kami berharap fasilitas ini bisa menjadi faktor pendorong utama bagi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat,” ungkap Dansatgas.

Proses pembangunan tandon air ini disambut dengan antusias dan rasa harapan yang tinggi dari para petani jagung di Desa Tlemang. Kerjasama antara TNI dan masyarakat di lapangan menggambarkan sinergi kuat untuk mencapai kemandirian di sektor pertanian desa.

Seorang petani jagung dari Desa Tlemang menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dari Satgas TMMD 129 terhadap kelangsungan pertanian mereka. “Kami sudah lama menginginkan saluran dan tandon yang layak untuk ladang jagung kami. Di musim kering, kami sering khawatir tanaman kami tidak bertahan. Terima kasih kepada TMMD 129, harapan kami kini semakin dekat. Bantuan ini sangat berarti bagi masa depan pertanian kami,” ujar Samijo dengan penuh rasa haru.

Dengan adanya tandon air irigasi ini, Satgas TMMD ke-129 tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan harapan baru untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan para petani jagung di Desa Tlemang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *