Lampung Utara – Kegiatan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/LU pada tahun anggaran 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Salah satu dari fokus kegiatan ini adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Sandri, warga Dusun Kandau, Desa Baru Raharja, yang kini telah mencapai tahap pemasangan atap asbes pada Jumat, (31/07/2026).
Anggota Satgas TMMD ke-129 bekerja sama dengan masyarakat untuk melaksanakan pemasangan atap dengan semangat gotong royong. Kolaborasi antara TNI dan warga ini menjadi faktor penting untuk mempercepat proses pembangunan rumah agar dapat diselesaikan tepat waktu.
Pemasangan atap merupakan langkah krusial yang menandakan bahwa struktur bangunan semakin menyeluruh. Kehadiran anggota Satgas TMMD di lapangan menunjukkan komitmen TNI untuk memastikan setiap langkah dalam proses pembangunan RTLH tuntas, sehingga manfaatnya bisa segera dinikmati oleh masyarakat setempat.
Serka Prio Santoso menyampaikan bahwa setiap langkah maju dalam pembangunan memberikan motivasi tambahan baik bagi personel Satgas maupun warga yang terlibat. “Setiap kemajuan yang dicapai menandakan rumah ini semakin mendekati kondisi layak huni. Hari ini, fokus kami adalah pemasangan atap asbes agar proyek dapat terus berjalan sesuai dengan rencana dan cepat selesai,” katanya.
Sandri menyampaikan rasa syukurnya atas perubahan positif yang terjadi pada rumahnya. Dia merasa, pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD telah memberikan harapan baru bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, rumah saya kini mulai menunjukkan wujud yang lebih baik. Dengan adanya atap asbes ini, harapan untuk tinggal di rumah yang lebih nyaman semakin nyata. Saya sangat berterima kasih kepada TNI dan semua warga yang telah berkontribusi dalam mewujudkan impian kami,” ujar Sandri.
Melalui inisiatif RTLH, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0412/LU tidak hanya berupaya menciptakan rumah yang lebih layak, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong dan perhatian sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Baru Raharja.
