DESA TLEMANG – Dalam upaya meningkatkan kecepatan pencapaian target serta efisiensi waktu dalam pengerjaan sasaran fisik, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 menerapkan strategi yang cermat. Para anggota Satgas, bekerja sama dengan masyarakat, melaksanakan apel pagi di lokasi kerja masing-masing, yang mencakup proyek jalan rabat beton, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), dan proyek tandon air.
Inisiatif ini diambil untuk meminimalkan waktu yang diperlukan untuk mobilisasi personel. Dengan dilaksanakannya apel pengecekan dan distribusi tugas secara langsung, prajurit serta warga setempat dapat segera mengambil alat dan melanjutkan pembuatan fisik tanpa ada waktu henti.
Pelaksanaan apel di lokasi proyek memungkinkan Pemimpin Kelompok (Danpok) dan penanggung jawab di setiap titik memberikan arahan yang lebih spesifik dan relevan, sehingga dapat disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan di lapangan hari itu juga.
Pada lokasi proyek jalan rabat beton, apel lebih terfokus pada kesiapan material cor dan pembagian tim kerja; sedangkan untuk Rutilahu, penekanan pada kemajuan pemasangan atap dan plester; sementara di lokasi tandon air, perhatian diberikan pada percepatan pengecoran fondasi dan penataan instalasi pipa.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menegaskan bahwa apel pagi di titik sasaran adalah strategi yang efektif untuk mempertahankan ritme kerja serta disiplin di kalangan prajurit.
“Dengan melaksanakan apel pagi secara langsung di setiap lokasi—baik di proyek jalan rabat beton, Rutilahu, maupun tandon air—waktu kerja kami jadi lebih efisien. Setelah pengecekan dan pengaturan tugas, anggota dapat segera memulai pekerjaan. Ini adalah wujud komitmen kami dalam mempercepat pembangunan untuk mencapai target dengan kualitas yang optimal,” ungkap Lettu Czi Jamil.
Suasana apel pagi di berbagai lokasi pengerjaan menampilkan disiplin militer yang bersinergi dengan kehangatan dari masyarakat setempat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Sebelum memulai pekerjaan fisik yang berat, doa bersama dilakukan di setiap lokasi sasaran untuk memohon keselamatan serta kelancaran dalam bekerja.
Seorang perwakilan warga yang berpartisipasi dalam apel pagi tersebut menyatakan kekagumannya terhadap keteraturan dan manajemen waktu yang diterapkan oleh prajurit TNI.
“Apel pagi di lokasi kerja ini membuat suasana kerja terasa teratur dan semangat kami meningkat sejak pagi. Kami akhirnya memahami apa yang harus dilakukan hari ini. Kebersamaan mulai dari apel hingga kerja membantu memperkuat kekompakan kami,” ujarnya dengan antusias.
Dengan manajemen lapangan yang baik dan semangat gotong royong yang terjaga, Satgas TMMD ke-129 yakin seluruh target sasaran fisik di Desa Tlemang dapat diselesaikan dengan maksimal dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
