Kolaborasi TNI dan Masyarakat Dalam Pemberantasan Hama Tikus di Pinrang

Pinrang_ Untuk meningkatkan hasil pertanian, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang berkolaborasi dengan masyarakat dalam kegiatan pemberantasan hama tikus di area sawah Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang pada Rabu (29/07/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Satgas TMMD terhadap petani yang menghadapi tantangan hama tikus yang dapat merusak tanaman. Dengan semangat gotong royong, anggota Satgas dan masyarakat bahu-membahu menyisir area persawahan untuk membasmi hama tersebut bersama-sama.

Komandan Satgas TMMD Ke-129, Letkol Czi Imam Subekti, S.E., M. Sc., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Selain melakukan pembangunan fisik dan nonfisik, Satgas juga berkomitmen untuk membantu menyelesaikan beragam masalah yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk pada sektor pertanian untuk meningkatkan hasil panen.

“Kami berharap usaha pemberantasan hama tikus ini dapat membantu mengurangi kerusakan pada tanaman padi, sehingga hasil panen para petani bisa meningkat. TMMD berupaya membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” tuturnya.

Kepala Desa Tanratuo, AndibAsrul, S.H., M.Si., juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang atas kepedulian yang telah ditunjukkan terhadap petani.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Satgas TMMD, yang tidak hanya terlibat dalam pembangunan infrastrukrur desa, tetapi juga peduli pada sektor pertanian. Kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membasmi hama tikus sangat bermanfaat dan diharapkan bisa meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan warga Desa Tanratuo,” tambahnya.

Kegiatan ini memperkuat kerjasama antara TNI dan masyarakat. Sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut dalam mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan kesejahteraan di Desa Tanratuo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *