LAMONGAN – Pos Komando Taktis (Pos Kotis) TMMD ke-129 yang diinisiasi oleh Kodim 0812/Lamongan berfungsi lebih dari sekedar sebagai titik koordinasi pembangunan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. Tempat ini berubah menjadi pusat interaksi yang ramai, dipenuhi keceriaan anak-anak yang datang setiap hari.
Setelah pulang dari sekolah atau selesai mengaji, puluhan anak terlihat berkelompok mengunjungi Pos Kotis. Mereka bukan datang untuk menyaksikan mesin berat atau kemajuan proyek, melainkan untuk bersilaturahmi dengan para prajurit TNI yang telah mereka kenal sebagai sosok yang dekat dan akrab, seperti kakak atau bahkan anggota keluarga.
Kehangatan suasana sangat terasa di tengah kesibukan para anggota Satgas TMMD. Di antara rutinitas pekerjaan, mereka menyempatkan waktu untuk mengajarkan bacaan, membantu dengan tugas sekolah, bercerita tentang sejarah para pahlawan, hingga bermain permainan ringan yang dipenuhi tawa. Momen-momen ini memberikan warna tersendiri di tengah kegiatan pembangunan yang padat.
Salah satu personel Satgas TMMD ke-129 menyatakan bahwa berinteraksi dengan anak-anak ini merupakan bentuk kontribusi TNI kepada masyarakat. “Melihat mereka tersenyum dan tertawa memudarkan rasa lelah kami. Kami tidak hanya bertugas membangun infrastruktur, tetapi juga berupaya menumbuhkan rasa percaya diri dan cinta tanah air pada generasi muda. Kami ingin mereka merasa bahwa TNI adalah teman yang selalu ada untuk masyarakat,” ujarnya.
Rasa antusias anak-anak di Desa Tlemang menunjukkan bahwa kehadiran TMMD diterima dengan baik oleh semua kalangan. Hubungan yang terbangun membuat tampak nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat, di mana pembangunan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga menjalin hubungan sosial yang penuh perhatian.
Akhirnya, lewat Pos Kotis yang kini menjadi tempat bersatu bagi anak-anak, TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik. Program ini juga menciptakan kenangan indah, memberikan teladan untuk generasi mendatang, dan mempererat ikatan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat, yang menjadi fondasi penting untuk membangun desa yang lebih baik dan harmonis.
