Simulasi Pemadaman Api: Upaya Satgas TMMD ke-129 Meningkatkan Kesiapsiagaan Warga

LAMONGAN – Satgas TMMD ke-129 dari Kodim 0812/Lamongan menunjukkan dedikasi mereka dalam pembangunan desa tak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bencana. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan sosialisasi mitigasi kebakaran yang dilengkapi dengan simulasi pemadaman api di Balai Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Lamongan dan Satpol PP. Dalam acara tersebut, puluhan warga, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu rumah tangga tampak antusias berpartisipasi dalam pelatihan, yang bertujuan agar mereka dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi keadaan darurat terkait kebakaran.

Materi pelatihan tidak hanya mencakup teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung mempraktikkan teknik pemadaman. Mereka dikenalkan dengan berbagai penyebab kebakaran yang umum, seperti korsleting listrik, kebocoran gas LPG, hingga pembakaran sampah yang tidak aman. Selain itu, peserta diajari cara sederhana untuk memadamkan api menggunakan kain atau karung basah serta teknik mengoperasikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Dalam sesi praktik, anggota Satgas TMMD bersama dengan petugas dari Damkar mendampingi warga satu per satu untuk melakukan simulasi pemadaman api. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat agar bisa melakukan langkah awal yang efektif sebelum kedatangan petugas pemadam. Perwakilan dari Satgas TMMD ke-129 menegaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia adalah salah satu aspek penting dalam program TMMD, karena masyarakat yang berpengetahuan akan lebih siap menghadapi bencana.

“Pembangunan infrastruktur tentu penting, namun membangun kesiapan masyarakat juga menjadi salah satu fokus kami. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal dasar bagi warga agar mampu melindungi diri dan orang terkasih dari risiko kebakaran,” tambahnya.

Kepala Desa Tlemang, Aris, memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi ini. Ia mengakui bahwa pelatihan yang diberikan sangat berharga dan dapat diimplementasikan oleh masyarakat saat menghadapi keadaan darurat. Melalui pendekatan nonfisik seperti ini, TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan sekali lagi menekankan bahwa pembangunan desa harus seimbang antara infrastruktur dan penguatan kapasitas masyarakat. Dengan pengetahuan yang diperoleh, warga Desa Tlemang diharapkan dapat menjadi lebih siap dan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh anggota komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *