Kebersamaan Prajurit dan Warga Tlemang Menyambut Hari Kemerdekaan

LAMONGAN — Suara ceria tawa anak-anak dan langkah tegap menyeruak keheningan pagi di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Di antara dinginnya embun pagi dan debu jalan setapak, terlihat prada Farel, anggota Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 dari Kodim 0812/Lamongan, bergotong royong dengan warga setempat untuk mengangkat beberapa batang bambu panjang menggunakan sepeda motor.

Setiap bulan Agustus, semangat nasionalisme seolah bangkit dengan sendirinya, termasuk di daerah terpencil. Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Desa Tlemang bersama-sama berupaya mempersiapkan tiang-tiang umbul-umbul sebagai simbol syukur dan perayaan.

Kehadiran prada Farel menunjukkan dedikasi nyata ketika dia dengan sigap menawarkan bantuannya kepada warga yang sedang membawa bambu dari kebun ke jalan utama. Tindakan sederhana ini menegaskan bahwa keberadaan Satgas TMMD ke-129 di Desa Tlemang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya menjaga dan menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa.

“Saya tidak dapat hanya melihat Pak Cokro berjuang sendiri membawa bambu. Kebersamaan ini membuat tenaga terasa ringan. Semangat masyarakat dalam menyambut Bulan Kemerdekaan sangat menginspirasi,” ucap Pratu Farel sambil menyeka keringat di dahi dengan senyuman hangat.

Sangat terasa nuansa akrab saat prajurit ikut berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari warga. Pak Cokro (54), salah satu orang yang diberi bantuan, mengaku merasa terharu dan bangga melihat ketulusan sikap para prajurit dari Kodim 0812/Lamongan.

“Tentara itu ternyata sangat bersahabat. Mas Farel langsung ikut mengangkat bambu, tanpa diminta. Hal ini semakin memotivasi kami untuk memasang umbul-umbul. Suasana desa kami kini lebih hidup dan sejuk,” jelas Pak Cokro dengan ekspresi penuh rasa syukur.

Terpisah, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan masyarakat sebagai wujud pengabdian yang tulus. Diharapkan, kerjasama antara TNI dan rakyat semakin erat, terutama menjelang perayaan Kemerdekaan.

Kini, jajaran bambu yang diangkat bersama telah berdiri megah dengan warna-warni umbul-umbul menghiasi sepanjang jalan Desa Tlemang. Di balik kibaran indah tersebut, tersimpan cerita tentang kerjasama prajurit dan warga yang saling mendukung, menciptakan gambaran harmonis antara TNI dan masyarakat yang terus dijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *