CIANJUR – Dengan berakhirnya hampir semua kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, progress pembangunan fisik menuju penyelesaian semakin terasa. Pada tanggal 1 Agustus 2026, anggota dari Korps Marinir (Yonmar) bersama Lanud Atang Senjaya menunjukkan kerja sama yang baik dalam memasang keramik untuk fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) unit pertama di Kampung Citamiang, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong.
Kegiatan ini melanjutkan perkembangan positif yang terlihat pada hari sebelumnya, yaitu pada hari ke-16 pelaksanaan, di mana pembangunan lima unit MCK telah mencapai tingkat kemajuan sebesar 67,8 persen. Para prajurit hadir dengan ketelitian dalam setiap langkah, memasang dan menempelkan keramik di lantai dan dinding demi menciptakan permukaan yang bersih, rata, dan mudah dirawat. Upaya ini bertujuan agar fasilitas yang dibangun tidak hanya kuat tetapi juga menjaga kebersihan serta kenyamanan bagi warga yang menggunakannya. Cuaca cerah pada hari itu turut mendukung kelancaran proses pekerjaan dan pengeringan perekat.
Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., selaku Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, menekankan pentingnya pemasangan keramik untuk menjamin kenyamanan dan kebersihan jangka panjang. “Kerjasama antara berbagai matra TNI terlihat sangat jelas di lokasi ini. Anggota Marinir dan udara bersatu padu dalam menciptakan fasilitas sanitasi yang layak. Dengan pemasangan keramik ini, MCK yang telah dibangun mudah dalam perawatan dan tetap bersih, sehingga mendukung kesehatan masyarakat di Kampung Citamiang,” paparnya.
Kepala Desa Mekarmukti, Rudi Indra Permana, juga turut hadir untuk memantau proses pembangunan dan menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi Tim Satgas. “Kami sangat gembira melihat pekerjaan ini berjalan rapi. Fasilitas yang dibangun bukan hanya kuat namun juga menambah keindahan area. Ini akan mendorong warga untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan mereka. Terima kasih atas semua kerja keras yang telah diperlihatkan oleh seluruh personel,” ujarnya.
Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan teratur. Pengawasan ketat dilakukan terhadap personel dan material untuk menjamin keselamatan serta kualitas hasil akhir proyek. Satgas terus berupaya untuk menyelesaikan semua target pembangunan sebelum masa TMMD berakhir.
