TMMD ke-129: Wujud Kepedulian TNI dalam Merenovasi Rumah Ibu Kemi di Tlemang

LAMONGAN — Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan menunjukkan kepedulian mereka tidak hanya dalam proyek fisik utama, melainkan juga dalam hal kenyamanan tempat tinggal bagi warga yang menerima bantuan. Terlihat saat beberapa prajurit bekerja lembur bersama para tukang dan warga lokal untuk menyelesaikan proses pengecoran dan pemlesteran lantai teras Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Kemi (68), seorang lansia yang tinggal di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Sebelum program TMMD berlangsung, teras rumah Ibu Kemi berbentuk tanah liat yang selalu becek saat hujan dan berdebu saat kemarau. Namun, berkat kerjasama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat, kini teras rumah tersebut telah disemen dengan rapi, menjadikannya lebih bersih, kuat, dan layak huni.

Lettu Czi Jamil, Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, menerangkan bahwa proyek pengerjaan teras adalah bagian integral dari perbaikan total RTLH sehingga hunian menjadi lebih nyaman dan sehat untuk dihuni. “Kami tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga memastikan semua aspek rumah aman dan layak untuk ditempati. Pemlesteran teras ini bertujuan supaya Ibu Kemi dapat beristirahat dengan nyaman tanpa khawatir akan debu atau genangan air,” jelasnya.

Ibu Kemi tidak dapat menutupi raut wajah bahagia dan harunya saat melihat teras rumahnya diperlakukan dengan baik oleh anggota TNI. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam untuk perhatian para prajurit. “Matur nuwun sanget (terima kasih banyak) kepada bapak-bapak TNI. Dulu teras saya hanyalah tanah, selalu becek saat hujan. Sekarang sudah rapi dan bagus disemen. Saya tak pernah membayangkan rumah saya bisa seindah ini,” ungkapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Pengerjaan pemlesteran ini menggambarkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, di mana gotong royong antara prajurit Kodim 0812/Lamongan dan warga Desa Tlemang bukan hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga meningkatkan silaturahmi dan kebahagiaan bagi masyarakat yang kurang mampu di desa-desa terpencil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *