Jembatan Cendana Dikerjakan, Warga Desa Cendana Siap Manfaatkan Mobilitas Baru

LUWU TIMUR – Harapan masyarakat Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih baik semakin dekat terwujud. Pembangunan Jembatan Cendana melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo telah menyelesaikan tahap pengecoran pada Kamis (29/10/2026), sementara pengerjaan dilanjutkan dengan tahap finishing dan pembersihan area jembatan.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi salah satu sasaran fisik yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih memadai. Selama ini, warga harus menempuh perjalanan memutar dan melewati sungai kecil yang licin saat musim hujan untuk menjalankan berbagai aktivitas.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah dan petani yang membawa hasil pertanian. Karena itu, keberadaan Jembatan Cendana diharapkan dapat membantu mempersingkat perjalanan serta mendukung kelancaran aktivitas warga.

Setelah tahap pengecoran dinyatakan tuntas 100 persen, personel Satgas TMMD bersama masyarakat tidak langsung menghentikan pekerjaan. Mereka tetap melanjutkan tahapan penyelesaian dengan membersihkan bekisting dan merapikan sisi kanan serta kiri jembatan.

Dan SSK Satgas TMMD ke-130, Kapten Inf. Mika Ramang, menegaskan bahwa penyelesaian pengecoran merupakan hasil kerja keras personel bersama masyarakat. Menurutnya, tahapan lanjutan tetap menjadi perhatian agar jembatan dapat disiapkan dengan baik sebelum dibuka untuk umum.

“Alhamdulillah pengecoran Jembatan Cendana hari ini tuntas 100 persen. Meskipun sudah selesai cor, anggota tetap semangat melanjutkan finishing. Kita pastikan jembatan benar-benar kuat sebelum dibuka untuk umum,” ungkap Kapten Inf. Mika Ramang.

Ia menambahkan, pengerjaan yang dilakukan secara bergotong royong mencerminkan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Semangat tersebut terus dipelihara agar sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan sesuai rencana.

Selesainya pengecoran jembatan disambut gembira oleh warga setempat. Masyarakat berharap infrastruktur baru tersebut dapat mempermudah perjalanan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga petani.

Kepala Dusun Cendana turut menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD atas pembangunan yang dilaksanakan di wilayahnya.

“Terima kasih TNI, sekarang anak-anak sekolah dan petani tidak susah lagi lewat. Jembatan sudah dicor bagus dan kuat,” tuturnya.

Pembangunan Jembatan Cendana tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga diharapkan mendukung peningkatan konektivitas dan kegiatan ekonomi masyarakat. Akses yang lebih mudah dapat membantu warga menjalankan aktivitas dengan lebih lancar, termasuk mendukung distribusi hasil pertanian dan hubungan antarwilayah.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus melanjutkan pekerjaan penyempurnaan jembatan dengan penuh semangat. Setelah pengecoran selesai, tahapan finishing menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sebelum jembatan digunakan oleh masyarakat.

Melalui pembangunan tersebut, program TMMD kembali menunjukkan peran dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur pedesaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong demi kemajuan Desa Cendana dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *