
LUWU TIMUR – Harapan memiliki hunian yang lebih layak semakin dekat dirasakan Ibu Iren, warga Dusun Rende-Rende, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, rumahnya yang sebelumnya bocor dan kumuh kini memasuki tahap penyelesaian dengan pengerjaan pengecatan dinding, Kamis (29/10/2026).
Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bersama masyarakat terus bergotong royong menuntaskan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut. Setelah tahapan pemasangan selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan mengecat bagian luar dan dalam rumah untuk menyempurnakan hasil rehabilitasi.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kerja sama dan ketelitian. Selain memperbaiki tampilan bangunan, pengecatan juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan rumah yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi penghuninya.
Dan SSK Satgas TMMD ke-130, Kapten Inf. Badar, menjelaskan bahwa progres rehabilitasi RTLH milik Ibu Iren telah mencapai 85 persen. Personel di lapangan terus memaksimalkan pekerjaan agar sasaran tersebut dapat segera diselesaikan.
“Saat ini progres RTLH sudah mencapai 85 persen. Hari ini kita kebut pengecatan dinding luar dan dalam agar segera rampung dan bisa segera ditempati oleh warga,” ungkap Kapten Inf. Badar.
Ia menegaskan, program RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih baik. Karena itu, seluruh personel berupaya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima bantuan.
Kebersamaan antara personel Satgas dan warga juga menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dalam pelaksanaan TMMD. Melalui kerja bersama, proses pembangunan tidak hanya mempercepat penyelesaian sasaran fisik, tetapi turut mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Perubahan kondisi rumah tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Ibu Iren. Ia mengaku bahagia melihat rumahnya kini semakin baik dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Terima kasih banyak kepada Bapak TNI Kodim Palopo, rumah saya yang dulu bocor dan kumuh sekarang sudah bagus dan dicat baru. Semoga TNI selalu jaya,” tuturnya dengan haru.
Ungkapan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan melalui program TMMD memiliki arti penting bagi masyarakat penerima manfaat. Bukan sekadar memperbaiki bangunan, bantuan RTLH juga menghadirkan harapan akan kehidupan yang lebih nyaman dan aman.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus berkomitmen menyelesaikan sasaran fisik di Desa Parumpanai sesuai rencana. Dengan progres RTLH mencapai 85 persen, pengerjaan pengecatan dinding menjadi salah satu tahapan yang dikebut agar rumah Ibu Iren segera rampung.
Melalui program TMMD, TNI bersama masyarakat terus memperkuat budaya gotong royong sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Diharapkan, hasil pembangunan tersebut dapat dirasakan langsung oleh warga dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
