TMMD ke-129: Upaya TNI Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Sosialisasi Pengendalian Hama Padi

Cirebon, Rabu (29/7/2026) – TNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia dengan melaksanakan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, yang mengadakan sosialisasi tentang penggunaan obat untuk mengendalikan hama padi, khususnya tikus, kepada masyarakat dan kelompok tani di Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 dan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang strategi yang tepat, aman, dan efektif dalam mengendalikan hama tikus, yang dapat berdampak pada pengurangan kerusakan tanaman padi dan peningkatan hasil panen.

Dalam acara tersebut, para peserta menerima informasi tentang karakteristik hama tikus, pola penyebarannya di sawah, serta cara penggunaan obat pengendali hama dengan dosis dan waktu yang sesuai. Selain itu, petani juga didorong untuk menerapkan pengendalian hama yang terpadu agar hasil panen dapat lebih optimal tanpa merusak lingkungan.

Antusiasme terlihat jelas di antara masyarakat dan kelompok tani Desa Luwung Kencana saat mengikuti sosialisasi. Mereka aktif dalam berdiskusi dan mengungkapkan berbagai masalah yang dihadapi dalam sektor pertanian, terutama terkait invasi hama tikus yang kerap menurunkan hasil panen padi. Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P., selaku Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepedulian TNI terhadap pertanian sebagai elemen penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas SDM melalui aktivitas nonfisik yang bermanfaat. Sosialisasi tentang pengendalian hama tikus diharapkan dapat memperluas pengetahuan petani sehingga mereka dapat melindungi tanaman padi dari serangan hama, meningkatkan hasil panen, dan pada akhirnya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon,” ungkap Dandim. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dinas terkait, dan masyarakat untuk mencapai desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *